PENGERTIAN PENYIMPANGAN SOSIAL
Dalam
kehidupan masyarakat sering dijumpai adanya perilaku yang menyimpang.
Perilaku menyimpang merupakan hasil dari proses sosialisasi yang tidak
sempurna. Perilaku yang menyimpang mengakibatkan terjadinya pelanggaran.
Pelanggaran tersebut terjadi karena seorang individu atau kelompok
tidak bisa bersosialisasi secara sempurna. Hal tersebut menyebabkan
individu atau kelompok terjerumus ke dalam pola perilaku yang
menyimpang. Dengan kata lain, terjadilah penyimpangan sosial dalam
kehidupan.
Penyimpangan
adalah segala bentuk perilaku yang tidak menyesuaikan diri dengan
kehendak masyarakat. Dengan kata lain, penyimpangan adalah tindakan atau
perilaku yang tidak sesuai dengan norma dan nilai yang dianut dalam
lingkungan baik lingkungan keluarga maupun masyarakat. Penyimpangan
terjadi apabila seseorang atau kelompok tidak mematuhi norma dan nilai
yang berlaku dalam masyarakat. Penyimpangan terhadap nilai dan norma
dalam masyarakat disebut dengan deviasi (deviation), sedangkan pelaku
atau individu yang melakukan penyimpangan disebut divian (deviant).
Pada
masyarakat tradisional penyimpangan jarang sekali terjadi dan dapat
dikendalikan. Sebaliknya, pada masyarakat modern, penyimpangan dirasa
semakin banyak dan bahkan seringkali menimbulkan kerugian yang sangat
besar bagi pihak lainnya. Salah satu bentuk penyimpangan adalah
penyimpangan sosial.
Seperti
halnya kebudayaan yang bersifat relatif maka penyimpangan sosial juga
bersifat relatif. Artinya, penyimpangan sosial sangat tergantung pada
nilai dan norma sosial yang berlaku. Suatu tingkah laku dapat dikatakan
menyimpang oleh suatu masyarakat, namun belum tentu dianggap menyimpang
oleh masyarakat lain yang memiliki norma dan nilai yang berbeda.
Pengertian penyimpangan sosial sangat beragam. Berikut ini pengertian penyimpangan sosial yang dikemukakan oleh beberapa tokoh.
1. James
W van de Zanden, penyimpangan sosial sebagai perilaku yang oleh
sejumlah besar orang dianggap tercela dan di luar batas toleransi.
2. Bruce
J. Cohen, penyimpangan sosial sebagai perbuatan yang mengabaikan norma
dan terjadi jika seseorang atau kelompok tidak mematuhi patokan baku
dalam masyarakat (dalam buku Sosiologi : Suatu Pengantar, Terjemahan).
3. Robert
M.Z. Lawang, penyimpangan sosial sebagai semua tindakan yang menyimpang
dari norma-norma yang berlaku dalam suatu sistem sosial dan menimbulkan
usaha dari pihak yang berwenang dalam sistem itu untuk memperbaiki
perilaku yang menyimpang (dalam buku materi pokok pengantar sosiologi).
Penyimpangan
sosial terlihat dalam bentuk perilaku menyimpang. Perilaku menyimpang
disebut nonkonformitas. Jadi, pada dasarnya perilaku menyimpang adalah
perilaku yang menyimpang atau sifat sesuai dengan norma dan nilai-nilai
yang dianut masyarakat atau kelompok, baik secara sengaja ataupun tidak
sengaja.
No comments:
Post a Comment